Cute Hello Kitty

ASAH KEBESARAN HATI SI KECIL SEJAK DINI

by - May 21, 2019

Hola amigo a todos! Kali ini aku mau cerita tentang mengasah kebesaran hati si kecil sejak dini. Apa sih sebenarnya kebesaran hati ini? Bagaimana cara mengasahnya agar optimal dan apa dampak yang akan didapat? Pada cerita kali ini aku akan membagikan beberapa ilmu yang aku dapat dari event beberapa waktu lalu di Four Point Hotel by Sheraton. Please sit back and enjoy!

Aksi hebat ramadhan bebelac
source : bebeclub.co.id
Sebelumnya acara ini di buka oleh Deska Hapsari Nugrahaini, marketing manager Bebelac. Beliau menyampaikan, "Bebelac sangat percaya anak yang mempunyai kebesaran hati akan berkembang menjadi anak yang hebat dan beraksi hebat. Tentu ada peran penting orang tua dalam mengasah hal tersebut juga memberikan nutrisi tepat serta seimbang."

Deska Hapsari Nugrahaini
source : bebelac
Kita sebagai orang tua sebenarnya sudah memberikan bahkan mencurahkan banyak hal bagi si kecil. Tapi apakah hal ini cukup? Ternyata tidak! Ternyata masih banyak hal yang harus kita pelajari tentang anak. salah satunya adalah tentang kebesaran hati ini. Sebenarnya apa sih kebesaran hati ini? Jujur sih aku agak sulit menjawabnya karena jujur ini pertanyaan yang ringan tapi punya jawaban kompleks apabila tentang orang tua sendiri.

Ternyata menurut psikolog Roslina Verauli, M.Psi, kebesaran hati merupakan timbulnya rasa empati, bersimpati, hingga melihat dan berusaha menyelesaikan masalah dari sudut pandang orang lain. Yang tentunya hal ini harus diwujudkan melalui aksi hebat, dan harus difasilitasi oleh kita selaku orang tua. Kebaikan dan kebesaran hati seorang anak maupun individu tidak datang dari lahir melainkan dituntut oleh situasi yang ada. Dan hal ini tentunya akan membuat anak punya rasa peduli. Contoh : aksi prososial yang mana mengajarkan anak untuk bisa membantu sesamanya atau lingkungan sekitarnya.

Roslina Verauli, M.Psi,


Beliau juga menambahkan rasa peduli dapat diberlakukan oleh orang tua pada anak sejak anak usia dini sesuai usianya. Tentu stimulasi demikian akan berbeda pada anak usia 1-2 tahun, 3-4 tahun, 5-6 tahun, hingga 7 tahun keatas. Stimulasi yang sangat mudah dilakukan pada anak adalah dengan memberikan anak penghargaan atau pujian setelah anak melakukan sesuatu yang baik. Dan bulan Ramadhan ini menjadi momen yang tepat untuk mengasah kebesaran hati si kecil. Tak hanya itu, tapi juga untuk mengajarkan mereka tanggap bersosialisasi terhadap lingkungan, serta cepat tanggap terhadap segala kondisi.

menanamkan rasa empati pada anak

Stimulasi ini tak akan berhasil tanpa didukung nutrisi tepat dan seimbang. Pada acara tersebut Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc yang merupakan seorang pakar nutrisi menjelaskan bahwa si kecil perlu di beri nutri spesifik yang akan mendukung tumbuh kembangnya. Kenapa disebut nutrisi spesifik karena memang di khususkan bagi perkembangan otak. Agar otak dapat mengontrol pergerakannya yang mana akan mengontrol kecerdasan sosial dan emotional anak. Organ lain yang sangat penting adalah saluran cerna yang bisa disebut juga "otak kedua".

Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc

Beliau menambahkan, kesehatan saluran cerna mampu mempengaruhi kemampuan daya pikir dan emosi si kecil. Ini terbukti sih saat  anakku akan jadi gampang marah dan bete saat dia lapar. Beliau pun melanjutkan, kita tau betul kalau usus merupakan jaringan saluran cerna yang sangat penting dan kompleks. Organ ini memiliki 60-70% sel imun, 100juta neuron, dan menghasilkan 95% serotonin tubuh yang mana sangat mempengaruhi mood dan emosi anak.

saluran cerna

Karena sempat dijelaskan juga oleh bapak  kesehatan dunia Hippocrates
"semua penyakit berawal dari saluran cerna"

Acara ini juga dimeriahkan dengan kehadiran artis ternama yang pasti sudah tak asing lagi, Shireen Sungkar. Sebagai seorang ibu dari tiga anak, ia mengatakan bahwa menjadi orang tua bukanlah pekerjaan yang sangat mudah. Ia juga sangat menyadari sangat penting untuk mengasah kebesaran hati dan daya pikir anak sejak dini. Hal kecil dimulai untuk memberanikan anak mengungkapkan perasaannya.

Shireen Sungkar

Untuk mendukung stimulasi ini Bebelac berjasama dengan psikolog Roslina Verauli, M.Psi untuk menyediakan materi yang dapat digunakam orang tua dalam memberikan stimulasi seimbang dari aspek IQ (intellectual quotient), EQ (emotional quotient), SQ (spiritual quotient). Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk flash card - Tips Tumbuh Kembang si Kecil.

flash card
source : bebeclub.co.id
Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama, dan penutup dari mba Deska, beliau berharap kegiatan Bebelac Ramadhan Campaign yang telah di lakukan sejak tahun 2016 akan memberikan edukasi bagi orang tua. Sehingga semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh menjadi anak hebat dan cepat tanggap.

sesi foto bersama
source : bebelac
Meskipun acara sudah ditutup bukan berarti langsung berakhir gitu aja. Ada sesi tanya jawab yang tentunya dapat memecah rasa keingintahuan terpendam. Aku mendapat kesempatan bertanya. "Aku punya anak perempuan 6tahun yang saat ini duduk di bangku TK. Anakku sempat mendapat perundungan dari teman laki-laki di kelasnya karena dia belum lancar membaca. Di rumah dia merupakan anak kecil satu-satunya yang hidup dengan ibu, nenek, dan pamannya. Aku merupakan single parent dan single fighter yang harus bekerja dan terkadang aku juga harus membuat konten tulisan. Si anak setelah mendapatkan perlakuan tersebut menjadi lebih agresif dan cenderung kurang memiliki rasa empati terhadap orang lain. Kira-kira apa yang haru dilakukan agar dia kembali menjadi anak yang ceria dan penuh empati seperti sebelumnya?" Tanyaku.

Pertanyaan tersebut di jawab oleh mba Verauli, "dia hanya butuh di peluk, di sayangi oleh figur orang tua (yang mana aku), karena selama di rumah dia hanya menemukan dari nenek yang meskipun sangat menyayanginya tetap saja anak butuh seorang figur kuat untuk membuatnya menjadi anak yang berbesar hati." Sesi ini bikin terharu banget hingga aku diberikan group hug oleh mba Verauli dan mba Deska.

group hug

Nah, setelah beres sesi tanya jawab kami diajak untuk games menghias parcel. Satu group berisikan dua orang. Disini aku berdua dengan mba Gendhis Dahayu yang tinggal di Jakarta. Kami disini menghias memakai banyak bunga, lalu melilitkan kain pada handle mirip seperti dutch braid. LOL. Usaha tak sia-sia, kami memenangkan games ini di meja kami. Kami mendapatkan tambahan parcel dengan banyak jumlah item yang sama. Yeay!!!

Games menghias parcel bersama Bebelac

Huaammm.... Ngerjain ini saat sahur jadi masih ngantuk aku. Alright gengs see you again on other story. I'll go back to bed.

Te veo amigo de nuevo!

Bella Bellezhee


            

You May Also Like

0 comments

Please kindly leave a comment loves.
Sorry but active link will be considered as a spam.
Thak you loves.