Cute Hello Kitty

WAKEUP WAKAF DOMPET DHUAFA AJAK MILLENIAL BERWAKAF

by - October 20, 2019

Hola Bellas! Tumben banget ya kali ini bahasnya tentang hal seperti ini. Ya tujuan dari cerita kali ini adalah untuk ajak kalian para millenial untuk sadar berwakaf juga. Gerakan Wakeup Wakaf yang diusung oleh Dompet Dhuafa ini pasti bikin kalian sadar untuk menyisihkan sedikit dari uang jajan kalian. Lah?? Kok??? Hayo lho kepo! Hayu di baca terus sampe bawah yak!!!

Blogger Meet Up Dompet Dhuafa

✨Profil Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa

Jadi apa sih Wakeup Wakaf ini? Jadi ini adalah gerakan yang di usung oleh Dompet Dhuafa. Tujuannya sendiri adalah untuk mengajak masyarakat sadar berwakaf. Tapi sebelum mulai kita kenal dulu profil dari organisasi ini.

Ada banyak yang menyangka kalau Dompet Dhuafa merupakan sebuah perusahaan amal. Termasuk aku sendiri pun menganggapnya demikian sih. Jadi sebenanya ini merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bisa di bilang cukup terkemuka di Indonesia. Didirikan pada 2 Juli 1993 oleh editor in chief Majalah Republika, Parni Hadi. Yang bernama awal Dompet Dhuafa Republika Foundation (YDDR). Yang mana pada 14 September 1994 dinyatakan sebagai organisasi independen. Foundernya sendiri diisi oleh beberapa nama seperti Parni Hadi sendiri, Erie Sudewo, Sinansari Encip, dan Haedar Bagir.

✨Pengertian Wakaf

Hakikat wakaf sendiri adalah menyisihkan sebagian harta atau kemampuan kita untuk kegiatan yang produktif. Tetapi di negara kita ini hanya terbatas pada 3M. Sementara wakaf sendiri merupakan ibadah maliyah yang memiliki potensi besar untuk dilakukan pengembangan yang bermanfaat bagi umat. Tak lain wakaf ini adalah untuk mengalirkan pahala yang tak henti bagi siapapun yang melaksanakannya. 

Pada dasarnya wakaf dibagi menjadi dua dasar seperti berikut.
  1. Wakaf yang diberikan kepada orang terdekat ataupun keluarga disebut wakaf al-abliy atau wakaf al-dzurry.
  2. Wakaf yang bertujuan untuk mendekatkan diri pada Allah SWT disebut wakaf al-khairiy.
Adapun menurut kebanyakan ulama setuju bahwa rukun wakaf ada empat.
  1. Wakif (orang yang berwakaf).
  2. Mauquf ‘alaih (orang yang menerima wakaf).
  3. Mauquf (harta yang diwakafkan).
  4. Sighat (pernyataan wakif sebagai suatu kehendak untuk mewakafkan harta bendanya).
Adapun beberapa unsur dalam berwakaf yang diusung oleh undang-undang Nomor 41 Tahun 2004, sebagai berikut :
  1. Wakif
  2. Nadzir
  3. Harta Benda Wakaf
  4. Ikrar Wakaf
  5. Peruntukkan Harta Benda Wakaf
  6. Jangka Waktu Wakaf
Berikut firman Allah dalam Al-Quran yang menunjukkan keutamaan wakaf.

{ لَنْ تَنَالُوا الْبِرّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْء فَإِنَّ اللَّه بِهِ عَلِيم }

Artinya : “ Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya”. ( Ali- Imran : 92)

✨Program Wakeup Wakaf

Penjelasan Wakeup wakaf


Pada program satu ini Dompet Dhuafa memilih untuk mengembangkan lahan di daerah Subang, Jawa Barat. Yang tidak hanya membantu menanam, tetapi juga membantu untuk memproduksi juga memasarkan hasil tani. Pada lahan sebesar 10hektar di daerah Cijambe, Subang, Jawa Barat ini telah ditanami lebih dari ratusan pohon nanas dan buah naga merah juga putih. Pertanian ini di beri nama Indonesia Berdaya yang merupakan kolaborasi antara zakat dan wakaf.


Kebun Indonesia Berdaya


Kenapa yang dipilih kedua tanaman ini? Karena pertama nanas merupakan ikon kota Subang yang mana memang harus dilestarikan. Kedua karena saat ini banyak sekali industri yang membutuhkan hasil extraksi nanas yang mana bisa menjadi bisnis yang menguntungkan bagi petani. Lalu ketiga komoditi pasar buah naga pun sedang berkembang dengan pesat. Lalu terakhir karena kedua tanaman buahan ini sangat tahan terhadap cuaca yang sekarang ini kurang menentu.

Hal ini juga didasari karena kepedulian terhadap petani yang terkendala rendahnya harga di pasaran terhadap kedua hasil panen ini. Ya mungkin karena faktor utama adalah mereka tidak tahu kemana mesti memasarkan hasil panennya. Latar belakang lain adalah karena adanya aset yang sangat baik tapi kurang terdukung, kemiskinan, juga adanya pasar dari kedua tanaman buahan ini.

Kebutuhan industri yang mencapai 16000 ton pertahun menjadikan ini bisnis yang menarik bagi petani. Tetapi jumlah ini belum dapat terpenuhi oleh para penghasil dalam negeri yang menjadikan para pebisnis harus mengimport nanas dari luar negeri. Sedih banget kan ya sementara kita punya aset yang bagus tapi malah menjadikan perkembangan melambat akibat rendahnya modal.

Program ini juga memberikan lahan pemberdayaan petani nanas dan ibu pengupas nanas. Yang mana keduanya saat ini sedang menjangkau target 12 desa. Dimana satu tempat pengupas nanas berisi 5 ibu pengupas diperkirakan menghasilkan 10 ton nanas bersih perharinya.

Pada lahan ini terdapat peternakan kambing yang di sebut Sentra Ternak Subang yang berisi 50 ekor kambing. Yang setiap harinya dirawat dengan sangat baik oleh para pekerja disini. Kandangnya pun terlihat sangat terawat dan terbilang bersih, sehingga banyak teman lain yang betah berlama-lama disana.


Sentra Ternak Subang


Perjalanan di lahan ini diakhiri dengan jamuan makan tradisional ala sunda. Seperti nasi liwet, sambal terasi, gorengan tahu tempe, hingga pepes ikan asin peda. Sebelumnya kami diberikan jamuan coffee break demgan jus nanas segar dan rebusan kacang tanah, ubi, singkong, pisang, dan tak lupa juga potongan buah nanas segar. Happy!!!



Ouh iya buat kalian yang ingin berwakaf juga bisa di mulai dengan Rp 10.000 saja lho. Kalian hanya perlu mengumpulkan dana dengan para millenials lain hingga terkumpul Rp 125.000.000. Terlihat berat? Pasti sih kalau sendirian. Tapi dengan adanya sosial media yang nerkembang saat ini kita pasti dapat mengumpulkannya dalam waktu yang terbilang singkat.

Kenapa Rp 125.000.000? Untuk apa aja sih? Apa akan kembali kepada kita?

Nilai tersebut adalah untuk pembebasan tanah, penanaman, perawatan hingga disediakan sebuah tempat apa bila wakif ingin datang berkunjung. Apabila kita ingin menjadikannya wakaf temporer maka Dompet Dhuafa akan mengembalikan uang sebedar Rp 50.000.000 sebagai ganti lahan. Nilai ini akan dicicil selama 15 tahun. Tetapi apabila kita ingin wakaf permanen maka kita tentu tidak perlu meminta pengembalian tersebut. BTW, aku sudah gabung bersama sebuah komunitas asal Jakarta bernama GASPOLER untuk mengumpulkan dana wakaf. Semoga saja bisa dapat segera terkumpul sehingga kita semua bisa secepatnya untuk turut serta berwakaf.

Setelah selesai "inspeksi" lahan, kami pun otw ke RISIN (Rumah Industri Nanas). Berdiri diatas lahan seluas 4000m persegi, bangunan terlihat sangat besar. 2000meter merupakan bangunan pabrik dan sisanya akan di pergunakan sebagai kebun nanas. Bangunan ini merupakan wakaf pemberian beberapa wakif yang menymbangkan harta dan ilmunya.

Rumah Industri Nanas

Diaini nantinya akan ada proses pembuatan ekstraksi sari nanas yang akan di salurkan ke berbagai industri. Lalu sisa ampas nanasnya akan di jadikan selai nanas dan sampahnya akan dijadikan pakan ternak. Sehingga tidak banyak yang terbuang. Betul? Perkiraan pabrik ini akan mulai beroperasi pada Januari 2020 untuk memenuhi pesanan ekstrak nanas pada bulan Februarinya.

Ternyata berwakaf itu gak susah dan gak perlu takut tidak terkelola dengan baik. Karena apabila kita sudah bertemu jodohnya, pasti Allah akan memudahkan segala rupa urusan kita. Hanya dengan menyisihkan sedikit dari uang jajan, kita sudah bisa membantu saudara kita yang membutuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut kalian bisa langsung akses donasi.tabungwakaf.com (click).

Atau bisa datang langsung ke kantor Dompet Dhuafa Bandung di Jl. R.A.A. Martanegara No.22 A, Turangga, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia 40264. Telp (022)8428 1422

Okay Bellas Sekian dulu cerita kali ini. Semoga bermanfaat dan juga bisa membukakan pintu hati kalian untuk tururt serta berwakaf juga. Kuy tunggu apalagi!

Adios!

Bella Bellezhee


            

You May Also Like

0 comments

Please kindly leave a comment loves.
Sorry but active link will be considered as a spam.
Thak you loves.